Jatuh Cinta; Karena tidak ada yang pernah tahu, kapan dan di mana cinta akan jatuh.

 In blog

Siapa pun pasti pernah jatuh cinta. Namun, pernahkah kamu menduga akan jatuh cinta kapan dan kepada siapa? Tentu nggak bisa, kan? Yang bisa kita lakukan hanya berharap semoga saat kita jatuh cinta, jatuhnya dengan menyenangkan, nggak dengan menyakitkan.

Jika jatuh cinta yang kamu alami pun harus menyakitkan, jangan juga menyesalinya. Tiap proses cinta itu berbeda-beda, nggak ada yang tahu bakal bagaimana akhirnya. Selagi nggak merugikan dirimu dan nggak membuat dirimu terlihat menyedihkan, maka jatuh cintalah. Tak usah takut dan ragu.

Jangan pula jadi terlalu lebai bermimpi dan berharap karena akun-akun yang kamu follow di media sosial menampilkan kehidupan berpasangan yang perfect banget. Ah, itu cuma kelihatan di media sosial

doang, kok. Percaya, deh. Seperti halnya kamu, si artis media sosial ini juga sering kali harus tersuruk-suruk karena cinta. Terluka dan kecewa. Sama saja.

Dalam proses jatuh cinta, kamu seenggaknya mempelajari banyak hal. Tentang bagaimana cara yang baik menangani perasaanmu, misalnya. Memang sih, masa muda adalah masa yang meledak-ledak, segala sesuatu selalu terlihat seru, tapi nggak usah semua dibikin jadi saru juga, kan? Intinya, rasional saja.

Oh, oke, oke… mana ada orang jatuh cinta yang bisa berpikir rasional. Tapiii, sehebat apa pun jatuh cinta kepada seseorang, kamu harus tetap bisa berpikir akan baik dan buruknya tindakanmu. Cinta itu nggak buta, kok. Swear! Cinta itu buta cuma ada di quote-quote lama saat aplikasi-aplikasi editan di ponsel belum ditemukan.

Jadi, apa kamu sudah siap untuk jatuh cinta?

Temukan cerita-cerita cinta yang akan membuatmu hanyut dalam debarannya dalam novel Cinta (Tak) Bisa Salah karya Dimas Aditya.

 

foto: unsplash.com

Recent Posts

Leave a Comment

Hubungi Redaksi

Kamu dapat mengirimkan pesan email ke redaksi KataDepan lewat kotak ini.

Not readable? Change text.

Start typing and press Enter to search